Home

Program Unggulan

Program Unggulan

Program unggulan sekolah adalah inisiatif atau kegiatan khusus yang dirancang secara strategis oleh suatu lembaga pendidikan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di luar kurikulum standar nasional, sekaligus menciptakan kekhasan (nilai tambah) yang membedakannya dari sekolah lain. Tujuan utama program ini adalah untuk mengoptimalkan pengembangan potensi, bakat, dan minat khusus peserta didik, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sehingga pada akhirnya mampu mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, serta memiliki keterampilan dan karakter yang matang dan sesuai dengan tuntutan zaman.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia. Dan guru adalah orang yang menerangi jalan menuju masa depan.”

– Nelson Mandela –

Tafaqquh Fi Dinil Islam (TDI)

 

TDI (Tafaqquh Fi Dinil Islam) di Darul Faqih adalah program kegiatan rutin pagi hari yang bertujuan untuk penguatan spiritual, pendalaman ilmu agama, dan pengembangan keterampilan komunikasi santri. Dilaksanakan setiap pagi hari sebelum dimulainya jam pelajaran formal, biasanya antara pukul 07.00 hingga 07.45 WIB.

Tiga Aspek Kegiatan Utama Program TDI mengintegrasikan tiga kegiatan inti dalam satu sesi singkat, yaitu:

1. Penguatan Spiritual:
Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan Salat Dhuha secara berjamaah.
Dilanjutkan dengan Istighotsah untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam proses belajar.

2. Peningkatan Literasi Keagamaan:
Sesi Mengaji Tilawah atau Tahsin Al-Qur'an untuk meningkatkan kemampuan dan kefasihan santri dalam membaca kitab suci.

3. Pengembangan Keterampilan Komunikasi Multibahasa:
Melibatkan kegiatan pidato atau Kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan secara bergiliran oleh para santri.
Pidato ini berfungsi sebagai media pelatihan retorika dan penguasaan bahasa, di mana santri diwajibkan menggunakan tiga bahasa secara bergantian, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Jawa.

 

Manfaat Utama TDI :

Integrasi Ilmu dan Praktik: Menghubungkan teori agama dengan praktik ibadah dan sosial-komunikasi.
Penguasaan Bahasa: Melatih santri untuk aktif dan fasih berbicara dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, serta melestarikan Bahasa Jawa.
Pembentukan Karakter: Menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, dan tanggung jawab pada setiap santri yang bertugas.
Kesiapan Mental: Menyiapkan mental dan spiritual santri sebelum menghadapi pembelajaran formal di kelas.

Program One Day Three Line (ODTL)

ODTL adalah singkatan dari "One Day Three Lines" yang berarti "Satu Hari Tiga Baris". Ini adalah program kendali tahfizh wajib di MA Darul Faqih Indonesia yang fokus untuk membiasakan diri menghafal minimal tiga baris Al-Qur'an setiap hari, di mana total hafalan yang terkumpul akan disetorkan (tasmi') setiap pekan kepada Ustadz atau Ustadzah.

Program ODTL dilaksanakan pada hari Senin-Jum'at  pada rentang waktu 15.05-15.30 WIB.

Tujuan utama program ODTL adalah:

Membiasakan Diri Menghafal: Menanamkan kebiasaan dan kedisiplinan (istiqamah) harian pada santri untuk menghafal minimal 3 baris Al-Qur'an.

Mencapai Target Hafalan: Menghasilkan hafalan yang signifikan (sekitar satu halaman dalam sepekan) yang pada akhirnya membantu santri mencapai target hafalan besar dalam jangka waktu tertentu.

Memperkuat Kualitas Bacaan: Memastikan hafalan santri memiliki kualitas yang baik melalui proses tahsin dan setoran (tasmi') kepada guru.

Memelihara Hafalan Lama: Membantu santri mempertahankan hafalan yang sudah didapat melalui sistem pengulangan (Muraja'ah dan Hizb).

Kegiatan yang dilakukan dalam rangkaian program ODTL, yang diadopsi dari sistem Hadramaut, meliputi:

  1. Tahsin: Saling menyimak kualitas bacaan (tajwid) antara santri dengan sahabat tahfizh mereka setelah Shalat Malam.

  2. Tahfizh Tiga Baris: Menghafal 3 baris Al-Qur'an yang baru dan mengulang-ulangnya sebanyak 21 kali (diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 15 menit).

  3. Tasmi' (Setoran Mingguan): Setoran atau menyimak hafalan yang terkumpul dalam seminggu (sekitar 1 wajah/halaman) kepada Ustadz atau Ustadzah setiap pekan.

  4. Muraja'ah: Kegiatan pengulangan hafalan lama yang dilakukan oleh dua orang sahabat tahfizh.

  5. Hizb: Kegiatan pengulangan hafalan lama yang dilakukan oleh tiga orang sahabat tahfizh.

.

Tentang Kami

Jam Operasional

Ikuti dan dukung terus MA Darul Faqih Indonesia, yuk!